Kita sama - sama mengetahui, bumi pertiwi kita ini kaya akan sumberdaya alam, salah satunya tanahnya subur dalam bahasa sains memiliki zat hara yang baik.
Bulan ini April 2020 kita banyak menjumpai Pak Tani yang yang sibuk beraktivitas memenuhi kebutuhan pokok warga bumi pertiwi. Dengan wajah berseri - seri mereka berbondong-bondong berangkat memanen padi di sawah. melihat aktivitas mereka dalam benak hati ini berkata, "Masyarakat tidak akan mati kelaparan".
Pagi itu saya menjumpai pak Tani yang murah senyum, ia bernama Sutrisno asal dari Dusun Keloran Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Kata beliau. Pak Tani di daerah sini memulai musim tanam pada bulan Januari, selang 3 bulan di bulan April awal ini mereka berhasil memanen padinya. disela aktivitasnya mengangkat jerami Pak Sutrisno menuturkan "Alhamdulillah bar panen niki mas, lajeng sawah e di traktori, trus masuk masa tanam melih mas". ujar pria murah senyum tersebut dalam bahasa Jawa. di tengah pandemi corona Pak Sutrisno dan petani lainnya memasok kebutuhan pokok masyarakat Wonogiri khususnya dengan tetap menjalankan Social Distencing dan sosial distencing juga melaksanakan himbauan dari pemerintah untuk selalu mengenakan masker ketika beraktivitas keluar rumah.
Setelah mereka memasuki masa tanam ke-2 dimungkinkan pada bulan Juli mereka sudah dapat memetik jeripayahnya lagi. setelah masa panen ke-2 dilanjutkan dengan menanam palawija. jenis bibit padi yang mereka gunakan adalah INPAGO dan TRISAKTI mereka memilih jenis bibit padi tersebut karenamempertimbangkan curah hujan dan kondisi air di sawah mereka.
Indonesia waktu ini masih bertarung melawan pandemi virus covid - 19 dan banyak negara di dunia ini yang bahu membahu ingin mengentaskan negara mereka dari wabah covid -19. Dalam situasi ini dimungkinkan perekonomian dunia berputar lambat karena satuan negara sedang fokus untuk keluar dari wabah sehingga produktifitas menurun. semoga musim panen tahun ini melimpah dan Indonesia menjadi produsen bahan pangan beras internasional.
Panen Raya Petani
Reviewed by Musalim Djaka Sasmita
on
Rating:

No comments:
Post a Comment